0
Konfigurasi Jarigan Melalui Mode Text || Secara DHCP Permanent
Posted by Djudaaaa
on
05.54
Konfigurasi Jarigan Melalui Mode Text || Secara DHCP Permanent
konsep jaringan pada komputerdiperlukan untuk dapat saling berkirim data antar komputer. Pengiriman ini dapat terjadi
karena adanya alamat baik pada komputer sumber maupun tujuan data.
Konfigurasi yang dapat dilakukan pada sistem Linux untuk dapat terhubung ke jaringan
diantaranya adalah konfigurasi alamat IP dan konfigurasi alamat DNS termasuk Proxy.
File-file di Linux yang berhubungan konfigurasi jaringan
untuk pengalamatan, DNS dan Proxy
1. /etc/network/interfaces
Pengaturan alamat IP
dan DNS untuk
kartu jaringan yang terinstal di
komputer
2. /etc/resolv.conf
File konfigurasi yang
berisi alamat server
DNS yang digunakan untuk mencari
nama domain.
Ifconfig = untuk melihat semua network yang sedang dalam
keadaan hidup.
Ifconfig –a = untuk melihat semua network yang sedang dalam
keadaan hidup ataupun yang mati.
Kali ini saya akan memberi sedikit info tentang Konfigurasi network dengan cara DHCP permanent
Kali ini saya akan memberi sedikit info tentang Konfigurasi network dengan cara DHCP permanent
1.
Pertama Login terlebih dahulu, bisa menggunakan
root ataupun user yang dalam keadaan root (#) di Debian TUI
Contoh:
login sebagai user sandy
2. Selanjutnya Bukalah file /etc/network/interfaces
menggunakan nano. Perintah ini digunakan untuk melakukan Pengaturan alamat IP.
3. Kemudian Tambahkan atau modifikasi baris berikut
pada file. Sesuaikan eth0 dengan
perangkat jaringan yang terdeteksi oleh Debian.Contoh:
hapus tanda (#) di depan tulisan ‘allow hot-plug eth0’ dan ubah tulisan static
menjadi dhcp
Sebelum Konfigurasi
Sesudah Konfigurasi
4. Tutup dan simpan file yang telah diedit
tersebut. Setelah itu, jalankan perintah berikut untuk mengaktifkan konfigurasi
alamat IP yang telah dibuat.
Tunggu
sampai proses selesai.
5. Setelah itu Untuk mengetahui berhasil tidaknya
konfigurasi secara gunakan perintah berikut ini. Bila ip dan netmask ada
berarti tes konfigurasi dhcp permanent yang pertama berhasil.
6. Kemudian lakukan ‘reboot’ apakah konfigurasi
dhcp permanent yang dilakukan tetap ada, jika konfigurasi ip tetap ada, berarti
konfigurasi dhcp permanet berhasil dilakukan.
Tunggu
sampai proses selesai
6. Lalu login kembali , menggunakan user dengan kondisi root (#)
7. Kemudian ketikan kembali ‘ifconfig’ untuk
melihat konfigurasi yang dilakukan pada semua network yang sedang hidup.
Tes Konfigurasi dhcp permanent yang terakhir berhasil, Karena ip tetap
ada.
Note:
Melakukan konfigurasi eth0 
8. Setelah itu ketikan ‘cat /etc/resolv.conf’
menggunakan nano. Digunakan untuk melihat Pengaturan DNS.
9. Terakhir coba cek koneksi keterhubungan, coba
ping ke google.com
dengan
format : ping google.com ( Kertehubungan berhasil dilakukan )

Posting Komentar